Aku
hanya bisa memperhatikanmu dari jauh. Ya! Memperhatikan apa yang kau lakukan. Aku
selalu bahagia melihatmu tersenyum. Tapi, kadang kala aku cemburu saat
melihatmu berbagi canda dan tawa bersama orang lain, bukan aku.
Saat
aku berada di dekatmu aku ingin sekali menatap matamu, namun aku tak berani. Karena
itu aku selalu merasa bebas memandangmu saat kita berjauhan. Kau adalah sosok
yang hampir sempurna dimataku. Selalu ada kata “semoga.. semoga.. dan semoga..”
dalam doaku. Aku berdoa untuk apapun yang terbaik bagimu. Tetapi kadang kala
terselip kata-kata “Aku ingin menjadi milikmu”. Oh Tuhan, betapa tidak tahu
dirinya aku.
Aku
selalu memendam rasa ini, aku tak berani mengungkapkannya. Harusnya, kau sadari
akan hadirnya aku. Ya! Aku yang selalu memikirkanmu. Mungkin kau hanya
angan-anganku saja yang bahkan disentuh pun tak bisa. Dan aku adalah penggemar rahasiamu, dan cukup bahagia
dengan itu.
Love,
Your
Secret Admirer