Minggu, 30 Maret 2014

Secret Admirer~



Aku hanya bisa memperhatikanmu dari jauh. Ya! Memperhatikan apa yang kau lakukan. Aku selalu bahagia melihatmu tersenyum. Tapi, kadang kala aku cemburu saat melihatmu berbagi canda dan tawa bersama orang lain, bukan aku.
Saat aku berada di dekatmu aku ingin sekali menatap matamu, namun aku tak berani. Karena itu aku selalu merasa bebas memandangmu saat kita berjauhan. Kau adalah sosok yang hampir sempurna dimataku. Selalu ada kata “semoga.. semoga.. dan semoga..” dalam doaku. Aku berdoa untuk apapun yang terbaik bagimu. Tetapi kadang kala terselip kata-kata “Aku ingin menjadi milikmu”. Oh Tuhan, betapa tidak tahu dirinya aku.
Aku selalu memendam rasa ini, aku tak berani mengungkapkannya. Harusnya, kau sadari akan hadirnya aku. Ya! Aku yang selalu memikirkanmu. Mungkin kau hanya angan-anganku saja yang bahkan disentuh pun tak bisa. Dan aku adalah penggemar rahasiamu, dan cukup bahagia dengan itu.

Love,
Your Secret Admirer

PAPA...

Untuk anak perempuan yang sudah dewasa yang ikut suaminya merantau jauh dari orang tuanya biasanya akan lebih kangen dengan mamanya. Lalu bagaimana dengan papa? Mungkin mama lebih sering nelfon menanyakan kabarmu, tapi tahukah kamu jika ternyata papa yang mengingatkan mama untuk menelfonmu. Dulu sewaktu kamu kecil, mama sering mengajakmu bercerita, tapi tahukah kamu bahwa sepulang papa kerja dengan wajah lelah, papa selalu menanyakan tentang kabarmu dan apa yang kamu lakukan. pada saat dirimu masih menjadi seorang anak perempuan yang masih kecil. Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah papa menganggapmu sudah bisa, papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu. Tetapi mama bilang "Jangan dulu dilepas roda bantunya, pa" Saat itu mama tak mau putri manisnya terjatuh dan terluka. Tapi sadarkah kamu? Papa dengan yakinnya akan membiarkanmu dan menjagamu mengayuh sepeda dengan baik karena ia tau bahwa putri kecilnya PASTI BISA. Ketika kamu sudah remaja, kamu mulai menuntut papa untuk meminta izin keluar malam dan papa bersikap tegas mengatakan "Tidak boleh!". Tahukah kamu? Bahwa papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi papa kamu adalah sesuatu yang sangat-sangat luar biasa berharga. Tahukah kamu? saat itu papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa papa ingin sekali menuruti keinginanmu, tapi lagi-lagi ia harus menjagamu. Ketika seorang laki-laki sering menelfonmu atau bahkan ia datang ke rumah untuk menemuimu, papa akan memasang wajah paling cool sedunia. Sadarkah kamu bahwa hati papa merasa cemburu? sadarkah kamu bahwa ini karena hal yang sangat ditakuti papa akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan papa" Ketika kamu akan belajar ke luar kota, tahukah kamu bahwa badan papa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat. Padahal papa ingin sekali menangis seoerti mama dan memelukmu erat-erat. Tapi papa hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya dan menepuk pundakmu sambil berkata "Jaga dirimu baik-baik, nak". Saat papa melihatmu duduk di kursi pelaminan bersama seorang laki-laki yang dianggapny pantas menggantikannya papa pun tersenyum bahagia. Tapi tahukah kamu dihari yang bahagia itu papa pergi ke belakang sebentar dan menangis? Papa menangis karena bahagia dan papa berdoa "Ya Tuhan.. tugasku kini sudah selesai bahagiankanlah ia bersama suaminya". Setelah itu papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk dengan rambut yang semakin memutih, badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya. Papa telah menyelesaikan tugasnya. Papa adalah sosok yang harus terlihat kuat, bahkan ketika dia tidak kuat untuk menahan tangis, dia harus terlihat tegas bahkan saat ia ingin memanjakanmu. Dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa KAMU BISA dalam segala hal.