Sepasang suami istri yang
sudah dikaruniai seorang anak berumur 1 tahun hidup dengan bahagia. Mereka memelihara
seekor anjing yang begitu setia. sejak pacaran sampai sudah dikaruniai anak,
anjing ini telah menjadi bagian dalam hidup mereka. Peliharaan, teman bermain,
penjaga sekaligus pelindung keluarga. Merekapun sangat menyayangi dan
mempercayai anjing ini. Suatu saat, suami istri ini keluar rumah dan
meninggalkan anak mereka bersama anjing peliharaannya itu. Namun mereka lupa
memberi makan anjing tersebut. Saat mereka pulang, mereka dikejutkan dengan
tetesan-tetesan darah yang ada dilantai. Kaget, takut, dan khawatir bercampur
aduk dalam benak mereka. Mereka pun langsung lari menuju kamar. Sebelum masuk
ke kamar, mereka melihat anjing peliharaannya duduk di depan pintu kamar dengan
darah segar yang masih menetes. Suami istri itu teriak histeris. Si istri
terduduk lemas dengan isak tangis, sedangkan sang suami langsung mengambil
kursi dan menghantamkannya berkali-kali ke kepala anjing tersebut. Si anjing
pasrah menerima nasibnya tanpa berusaha menghindar sampai akhirnya ia mati.
Dengan perasaan hancur dan
tangis yang semakin menjadi, pasangan suami istri itupun berpelukan. Dalam hati
mereka tidak menyangka telah kehilangan buah hati dan anjing peliharaannya
diwaktu yang bersamaan.
Dengan langkah lunglai,
keduanya memasuki kamar. Dan betapa kagetnya mereka saat melihat anak mereka
sedang tertidur pulas diatas ranjang. Sedangkan disamping ranjang terletak
seekor ular sudah mati berlumuran darah.
Mereka baru sadar, ternyata
anjing peliharaannya itu telah melindungi anak mereka dari ancaman ular. Dan mereka
sangat menyesal dan merasa bersalah karena sudah membunuh anjing mereka.
***
Pesan Singkat : Ingatlah
jangan ceroboh dalam bertindak, karena penyesalan selalu datang terakhir dan
semua telah berakhir. Dan janganlah kamu selalu berprasangka buruk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar